Debat Publik Pertama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Turut Di Hadiri Ketua DPRD Kalimantan Timur, beserta Wakil Ketua DPRD Kaltim Dan Menjadi Momen Penting untuk Masyarakat

kalimatnya.com, Samarinda—Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Kalimantan Timur, beserta Wakil Ketua DPRD Kaltim, menghadiri Debat Publik Pertama untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang berlangsung di Plenary Hall Sempaja pada Rabu malam. Acara ini menjadi panggung bagi dua pasangan calon, yaitu Isran Noor – Hadi Mulyadi dan Rudi Masu’ud – Seno Aji, yang bersaing dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim untuk periode 2024 – 2029.

Dalam sambutannya, Hasanuddin memberikan apresiasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim atas inisiatif penyelenggaraan debat ini. Menurutnya, debat merupakan sarana yang sangat penting bagi masyarakat Kaltim untuk memahami visi, misi, dan program unggulan dari masing-masing calon. “Keikutsertaan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan LSM, sangat penting dalam edukasi politik dan menjaga kepatuhan terhadap aturan, termasuk larangan bagi ASN dan aparat untuk terlibat dalam kampanye,” ujarnya.

Hasanuddin berharap bahwa melalui debat ini, partisipasi politik di Kaltim dapat meningkat secara signifikan, dengan target partisipasi mencapai 80 persen. Ia menekankan bahwa debat kandidat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal calon pemimpin mereka lebih dalam sebelum menentukan pilihan. “Program dan visi misi harus disampaikan dengan jelas, agar masyarakat dapat membuat keputusan yang tepat tentang siapa yang layak memimpin Kaltim,” jelasnya.

Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, juga menambahkan bahwa debat ini berfungsi sebagai sarana transparansi, memberikan informasi penting yang dibutuhkan masyarakat dalam menentukan pilihan pada 27 November 2024. Debat pertama ini mengusung tema “Penguatan Pondasi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat,” dan merupakan pembuka dari tiga rangkaian debat publik yang akan diselenggarakan menjelang pemilihan, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024.

Acara debat ini tidak hanya menjadi ajang bagi calon untuk menyampaikan program mereka, tetapi juga sebagai platform bagi masyarakat untuk bertanya dan menggali informasi lebih dalam. Dengan adanya dialog terbuka ini, diharapkan masyarakat Kaltim dapat lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi dan memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan daerah mereka.

Debat ini diharapkan dapat menjadi momentum yang memperkuat kesadaran politik dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pemilihan mendatang, menciptakan Kaltim yang lebih baik dan sejahtera.(adv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses