
kalimatnya.com, Dalam menghadapi tantangan pembangunan di era baru, Baharuddin, seorang tokoh masyarakat di Penajam Paser Utara, mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik saja tidak cukup untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa fokus utama setiap program pembangunan haruslah pada kesejahteraan masyarakat, yang merupakan fondasi untuk menciptakan daerah yang berdaya saing.
“Pembangunan infrastruktur yang megah tidak akan berarti tanpa adanya sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Kita perlu mempersiapkan masyarakat agar dapat beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada, terutama pasca pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur,” ujarnya dalam sebuah diskusi publik yang diadakan di Penajam Paser Utara.
Baharuddin menjelaskan bahwa pembangunan SDM mencakup peningkatan keterampilan, pendidikan, dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Ia percaya bahwa masyarakat yang terdidik dan terampil akan lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan yang muncul seiring dengan pembangunan infrastruktur baru. “Kita harus memastikan bahwa masyarakat kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku dalam pembangunan yang terjadi di daerah ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Baharuddin mengajak semua pihak untuk berkolaborasi, baik antara pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat. Ia yakin bahwa melalui kerjasama yang solid, Penajam Paser Utara dapat berkembang menjadi kawasan yang lebih baik dan berdaya saing. (adv)




No Responses