
kalimatnya.com, Dalam kunjungannya ke lokasi pembangunan pada awal minggu ini, H. Agus menegaskan betapa pentingnya proyek ini bagi kehidupan masyarakat setempat, khususnya di Long Bagun yang sangat bergantung pada akses transportasi yang lancar. “Jembatan Long Gelawang ini merupakan penghubung utama bagi masyarakat Mahulu untuk mengakses pasar, bertransaksi, serta mendapatkan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Tanpa jembatan yang layak, mobilitas barang dan orang akan terus terganggu, dan ini tentu akan berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat,” jelas H. Agus.
Jembatan ini diharapkan akan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah akses perdagangan, dan membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi daerah. Namun, dengan lambatnya progres pembangunan, masyarakat setempat mulai merasakan dampak buruknya. Akses yang terbatas ke pasar dan daerah lain memperlambat arus distribusi barang serta memperburuk kondisi perekonomian lokal.
Menurut H. Agus, keterlambatan proyek ini bisa memperburuk kondisi masyarakat, terutama di Long Bagun yang masih sangat bergantung pada akses transportasi untuk berbagai kebutuhan. “Kami berharap agar proyek ini bisa segera diselesaikan. Keterlambatan hanya akan memperpanjang ketergantungan kami pada jalan yang terbatas dan tidak aman. Kami sangat membutuhkan jembatan ini untuk membuka akses yang lebih luas dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.(adv)




No Responses