
kalimatnya.com, Dalam kegiatan reses yang baru saja dilaksanakan, Andi Satya, anggota legislatif, menekankan pentingnya mendengarkan berbagai isu yang dihadapi oleh warga di daerah pemilihannya. Melalui pesan WhatsApp, Andi menyampaikan bahwa ia telah mencatat berbagai aduan yang disampaikan masyarakat, dengan fokus utama pada masalah pendidikan. “Saya mencatat berbagai aduan yang disampaikan masyarakat, terutama berkaitan dengan masalah pendidikan,” ungkapnya setelah kegiatan tersebut.
Salah satu isu yang paling sering dikeluhkan oleh warga adalah penerapan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru di sekolah negeri, khususnya untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Banyak orang tua mengungkapkan kesulitan dalam memasukkan anak-anak mereka ke SMA Negeri karena terbatasnya jumlah sekolah di zona tempat tinggal mereka. Hal ini menyebabkan beberapa anak terpaksa beralih ke sekolah swasta, yang sering kali biayanya tidak terjangkau oleh banyak keluarga.
Menanggapi keluhan ini, Andi Satya menyatakan bahwa isu ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia berjanji untuk menyampaikan aspirasi ini kepada pihak-pihak terkait, termasuk dinas pendidikan, agar ada evaluasi dan solusi terhadap kebijakan zonasi yang dinilai tidak efektif. “Kita perlu memastikan bahwa setiap anak memiliki akses yang adil dan merata terhadap pendidikan yang berkualitas,” tegasnya, menandaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak pendidikan bagi semua anak.
Selain isu pendidikan, Andi Satya juga mendengarkan keluhan lainnya terkait fasilitas umum dan infrastruktur di daerah pemilihannya. Warga menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi jalan yang rusak, kurangnya penerangan di area publik, serta minimnya fasilitas olahraga dan rekreasi. Andi berkomitmen untuk membawa semua aspirasi ini ke tingkat yang lebih tinggi, agar dapat dicarikan solusi yang tepat dan efektif. (adv)




No Responses