
kalimatnya.com,
Samarinda menunjukkan hasil yang signifikan dalam mendorong perekonomian di tingkat akar rumput. Program ini berhasil menggerakkan ekonomi di tingkat rukun tetangga (RT) dan patut dicontoh oleh daerah lain di Kalimantan Timur.
Pengalokasian anggaran rata-rata sebesar Rp100 juta per tahun untuk setiap RT telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Dengan dukungan ini, ekonomi masyarakat di 2.000 RT di Samarinda semakin berkembang.
“Dengan Probebaya, penyebaran ekonomi menjadi lebih merata, daya beli masyarakat meningkat, dan lapangan pekerjaan tersebar secara adil di seluruh Samarinda. Dampak dari program ini luar biasa, terutama dalam menghidupkan sektor UMK yang berperan sebagai motor penggerak perekonomian lokal,” ungkap Subandi, seorang tokoh masyarakat yang aktif dalam program tersebut.
Subandi juga berharap agar agenda UMK terus ditingkatkan dengan alokasi anggaran yang lebih besar. “UMK harus mendapatkan dukungan, apresiasi, dan pembinaan yang berkelanjutan agar bisa terus tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Dengan keberhasilan Program Probebaya, diharapkan daerah lain di Kaltim dapat mengadopsi model ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat lokal, sehingga kesejahteraan dapat terdistribusi secara merata.(adv)




No Responses