
kalimatnya.com,
Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan pelajar di Kalimantan Timur, program Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan akan diluncurkan pada Januari 2025. Meskipun program ini belum diuji coba di Samarinda, H J Jahidin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, menyatakan keyakinannya bahwa program ini akan dilaksanakan dengan baik dan efektif di wilayahnya. Ia menekankan bahwa dukungan dari lembaga legislatif sangat penting untuk menjamin keberhasilan program ini.
Dalam sebuah wawancara melalui telepon pada Sabtu (2/11/2024), Jahidin mengungkapkan, “Kami di DPRD sangat mendukung inisiatif ini. Program MBG memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim.” Ia melihat program ini sebagai langkah strategis yang diambil oleh pemerintah, terutama oleh pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dalam rangka menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Jahidin juga menyoroti bahwa jika daerah lain di Indonesia dapat melaksanakan program serupa dengan sukses, maka Kaltim juga seharusnya mampu melakukan hal yang sama. “Kita memiliki sumber daya dan potensi yang cukup untuk menerapkan MBG secara efektif. Secara kelembagaan, kami siap mendukung kebijakan yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu aspek penting dari program MBG, menurut Jahidin, adalah penyesuaian pemberian makanan bergizi dengan jadwal belajar mengajar di setiap jenjang pendidikan. Dengan cara ini, semua pelajar, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), akan mendapatkan asupan nutrisi yang memadai selama mereka menuntut ilmu. “Pakar kesehatan telah menyatakan bahwa pemberian makanan bergizi di sekolah dapat memberikan dampak positif jangka panjang, termasuk peningkatan konsentrasi belajar dan penekanan angka stunting,” jelasnya.(adv)




No Responses